Hai temaaan :) Di malam ini aku mau berbagi sedikit tentang pengalamanku nih hehe :) Kalo mau baca ya monggo, kalo enggak juga enggak papa kok hehe. Aku juga enggak maksa hehe :)
Oke.. jadi gini,
aku punya cerita cinta yang mungkin udah pada ngalamin para pembaca.
Dulu sekitar setengah tahun lalu ( 1 Desember 2012 ) ada seorang kakak kelas, lelaki berparas sederhana, tapi dia sangat memikat hatiku #ciyeh. Hari itu tepatnya hari Sabtu, dia menyatakan cintanya ke aku lewat suatu benda bernama lepi alias laptop hehe.. Lewat benda itulah dia menyatakan cintanya, rasanya hari itu adalah hari terbahagiaku setelah sekian lama aku mencari cinta yang telah lama hilang. Mau tau jawabannya ??? hoho
Jawabannya adalah aku menolak dia untuk pergi meninggalkanku alias aku nerima dia buat jadi teman sejatiku hehe. Dia itu sesosok pria yang baru aku temui di dunia yang berparas sederhana tapi berhasil memikat hatiku #bahasanya tingkat dewa :D
Oke, selang beberapa hari, dia dapat tugas untuk magang di Jakarta selama 2 bulan, rasanya ya Allah.. Kangeeeennnnn bangeeettt.. tapi kita enggak putus kontak kok :) Tiap malem dia telfon aku, sms aku, ngechat aku hehe :) Khawatir mungkin yah?? #pede dikit :D
Tepat di hari Valentine, bulan Februari dia memberikan aku sebuah boneka love dan coklat hehe so sweet banget yaaaa :) kalo boleh jujur ni ya, itu benda pertama yang diberikan cowok ke aku loh hehe sebelum2nya enggak pernah. Pokoknya dia yang pertama kali deh hehe :)
2 bulan kemudian...
Dia selesai magang, dan kita tetep masih menjalin hubungan kasih itu hehe :) Sampai tepat di ulang tahunku ke 16 tepatnya tanggal 10 Maret 2013 dia memberiku sebuah hadiah terindah yang itu baru aku terima pertama kali selama aku ulang tahun hehe #maklum gak pernah ada yang ngasih kado (selain cewek) :D Tetapi :'( entah kenapa aku tidak bisa menjaga perkataanku hingga aku selalu melontarkan kata "putus" ke dia. Padahal hanya masalah sepele, aku sampai gak bisa menjaga lontaran itu. Aku sadar, aku masih labil :( Dia orangnya sabar dalam menghadapi omonganku itu. Dia selalu menerima keputusanku itu. Hubungan kamipun semakin rumit, putus nyambung putus nyambung terus sih :( Hingga akhirnya aku berpikir bahwa cintanya dia ke aku enggak tulus. Dan dia memutuskan hubungan denganku. Rasanya aku menyesal telah mencampakkan dia, melontarkan kata2 yang tidak dipikir dulu sebelum dilontarkan. Biasanya setiap saat ada yang memberi kabar entah itu salam ke aku, tapi sekarang?? hanya nama saja yang tampil di layar hpku. Biasanya di sekolah setiap bertemu, dia selalu menatapku, melontarkan senyuman kepadaku. Namun sekarang?? Sudi melihatku saja tidak. Aku tau, mungkin dia telah merasa dipermainkanku. Tapi sumpah, aku tidak mempermainkan kisah ini. Aku menangisinya ya Allah :'( Aku sangat menyesal atas perbuatanku terhadapnya. Padahal aku sangat mencintai dan menyayanginya.
Dulu, di saat aku kesepian, selalu ada dia yang menghibur. Di saat aku susah, dia selalu memberiku jalan keluar. Disaat aku putus asa, dia selalu ada untuk menyemangatiku. Pokoknya semua dia. Disini aku hanya LABIL. Yah, penyakit itu yang selalu kambuh di dalam diriku. Mungkin gara2 cerita saat aku masih duduk di SMP.
Ya Allah.. kini aku menyesal dan salah menilai seseorang yang telah mencintaiku secara tulus.
Dan kini dia telah memiliki penggantiku yang sangat pantas untuk mendampinginya kelak. Yang bisa membahagiakan dia setiap saat. Sedangkan aku?? Hanya bisa membuat dia sedih, perih, luka, kegalauan yang melanda dia gara2 galau labilku.
Namun yang ku nanti adalah, kenapa dia enggak pernah ngontak aku lagi?? Apa kini aku telah menjadi sampah yang terbuang, yang berakhir dan harus mendapat adzab dari tingkah lakuku itu??? IYA..
Walaupun sekarang dia enggak pernah ngontak aku lagi, tapi setiap malam aku selalu mengobati rasa rinduku ke dia dengan melihat foto wajah senyumnya yang bisa membuat hati ini terkenang kan senyuman yang pernah menyapa pagiku dulu :) Dan mengenang benda2 yang dulu pernah ia beri ke aku, selalu aku pegang setiap malam.
Oppa, aku tau. Sekarang sekarang. Dulu dulu. Aku telah menyesaaalllll... Disini aku hanya bisa bertahan untukmu. Entah sampai kapan perasaan ini akan hilang. Yang jelas, aku akan tetap bertahan dengan perasaan ini. Walaupun kita ditakdirkan bukan untuk bersama, namun ijinkan aku untuk menjadi teman atau sahabat yang bisa mengobati rasa rinduku ini. Cinta tak harus memiliki kok :)
Sekali lagi terimakasih oppa. Kamu cinta pertamaku :)


05.08
Unknown
1 komentar:
eciyeeehh >..<
Posting Komentar